Just another ordinary day
Random notes and rants from my daily boring routine....
Friday, May 22, 2026
Monday, October 12, 2015
Kalkulator PPH 21 PTKP 2015
GoTax Indonesia menyediakan kalkulator PPH21 (dengan rumusan PTKP 2015) dengan tampilan yang cukup bagus dan mudah dimengerti.
Silahkan lanjut ke http://gotaxindonesia.com/id/hitung
Silahkan lanjut ke http://gotaxindonesia.com/id/hitung
Thursday, July 30, 2015
Bebas Visa Taiwan untuk Orang Indonesia. S&K berlaku. :P
![]() |
| http://www.channelnomics.com/IMG/162/145162/taiwan-flag-580x358.jpg |
Menurut situs resmi Pemerintah Taiwan ( https://www.boca.gov.tw/cp-152-274-8c0e2-2.html ), penduduk India, Thailand, Philipina, Vietnam, dan Indonesia YANG MEMILIKI VISA (yg masih berlaku) atau Permanent Residence dari negara2 sebagai berikut :
- Canada
- Jepang
- Ingris
- Australia
- New Zealand
- Negara2 Eropa yang termasuk dalam Konvensi Schengen. ( http://www.schengenvisainfo.com/schengen-visa-countries-list/)
maka orang yang bersangkutan tidak perlu minta visa. Hanya perlu mendaftar online (gratis) ke https://niaspeedy.immigration.gov.tw/nia_southeast/
Setelah mengisi formulir onlinenya, dan kemudian di-print out. Hasil print out bisa digunakan untuk mengunjungi Taiwan dan berlaku selama 30 hari sejak tanggal kedatangan.
Friday, July 26, 2013
Panasonic Indonesia. Great brand with not so great after sales service.
I decided to buy a Panasonic refrigerator for my Mom 4 years ago. Last week this thing broke down. It lost its cool.
So, even though I had an option to call any repairman, I decided to give Panasonic a call. They registered my case and told me that the technician will drop by the day after tomorrow.
The tech eventually dropped by two days later. Did a little checking and told me that their office will give me price quotation before they can proceed. And since its Friday afternoon, they promised the quotation on Monday.
Monday morning I called. The tech had not come to the office and registered my case yet. Neither he did @ 10am. Finally they called around noon. I OKed the quotation. Then they promised to send repairman on THURSDAY.
Electronic things can and will break (although 4 years is a rather short for a fridge). I understand this.
Repair will cost money and time. No problem for me either.
What I don't understand is why does I have to wait THE WHOLE 7 DAYS just to repair a fridge.
Sunday, March 11, 2012
Harga mahal dari sebuah ketidakpastian.
Jadi.... engak... jadi..... engak.... batasin... atau engak.... naik 500... atau 1000??? atau 1500??? WTF deh....
1 bulan menuju hari H, suka tidak suka, berbagai harga dipasaran pasang ancang-ancang naik, bahkan beberapa komoditas sudah naik.
Saya rasa setelah ada "penyesuaian harga BBM", harga-harga akan naik kembali.
Jadi paling tidak akan naik 2x. Itu juga dengan asumsi kalau harga barang kebutuhan tidak akan naik lagi sewaktu ada pembagian duit gratis yang dinamakan BLT.
Pak Lame Duck, please make up your mind. Kangen gw sama waktu jaman Orba. Kalo mo naik BBM itu pengumumannya pada jam 8 malam, dan efektif diberlakukan pada jam 12 malam. It only "hurts" once.
Saturday, February 14, 2009
"Open Source" Terkendala Peranti Keras?

Kompas, 12 Februari 2009
"Open Source" Terkendala Piranti Keras? Hari gini? Lebih tepat sih "Open Source" di Indonesia terkendali birokrat bodoh.
Kepala Bidang Kemitraan Lembaga Tehnologi Informatika Kantor Menristek Agus Setiadi mengatakan "Sampai sekarang driver memang masih menjadi masalah dalam penggunaan open source software, terutama untuk menjalankan applikasi yang bersifat multimedia. Mencari driver untuk piranti seperti printer atau modem memang menjadi kesulitan bagi pengguna open source software."
Hari gini? Masih complain masalah driver di Linux? Belum lama ini saya mengerjakan transisi ke Linux untuk komputer2 di tempat saya bekerja. Saya memakai distro Xubuntu dan Ubuntu. Hardwarenya terdiri dari Pentium II s/d Pentium IV. Kesulitan driver? hanya 1-2 kasus dimana saya harus 'install' sendiri driver untuk LAN card-nya.
Juga tertulis di artikel Kompas ini "Kantor Menne Ristek terus memperbanyak driver open source bagi perangkat keras yang diedarkan di Indonesia."
Saya juga bingung, perangkat apa sih yang diedarkan di Indonesia yang spesial banget? Kebanyakan perangkat yang diedarkan di Indonesia adalah limpahan dari Singapore. Tidak pernah saya temui hardware yang khusus dibuat untuk Indonesia.
Kelihatan banget kalau IGOS ini dijalankan oleh orang2 birokrat yang kurang kompeten. Padahal banyak orang Indonesia yang jago Linux dan jago ngoprek. Yang dibutuhkan memang cuman niat dan tujuan. IGOS adalah nothing more than a project. Mungkin supaya Menneg Ristek kelihatan ada aktivitas.
Hare gene komplain Linux susah drivernya.... 10 taon yang lalu sih iyah deh kali...
Thursday, February 12, 2009
AC Daikin sucks! Pengalaman buruk menggunakan AC Daikin.

Bulan Agustus 2007, AC di kamar ibu saya rusak. Mungkin saatnya untuk mengganti AC yagn lama. Dengan pertimbangan merek, kwalitas, dan fitur yang ditawarkan, akhirnya saya memilih AC Daikin tipe Inverter 1pk walaupun dengan harga yang cukup mahal. Waktu itu harganya adalah Rp.3.8jt, dan rata2 AC 1pk pada saat itu berkisar diantara Rp.3 s/d 3.2jt.
Ternyata harga mahal dan nama besar tidak sebanding dengan KWALITAS produknya. 3 bulan setelah pembelian, AC Daikin itu rusak. Saya call Customer Servicenya (CS) untuk claim warranty. Pengerjaan kurang lebih 3-4 hari, dan kerusakannya katanya evaporatornya bocor. Well, fine, pikir saya pada waktu itu. Namanya juga barang elektronik, lagi sial yah rusak ajah.
TAPI 1 tahun 3 bulan kemudian, akhir Desember 2008, ACnya rusak lagi. Symptomnya sama. Berhubung akhir tahun, baru pada awal tahun saya call CSnya Daikin. 1 minggu tidak ada kabar. Lalu pada tanggal 8 Januari saya call lagi, dan tanggal 10 Januari tehnisi datang. Ternyata problemnya sama, yaitu evaporator bocor, dan indoor unitnya diangkut ke workshop Daikin.
Beberapa hari kemudian, mereka menginformasikan ke Ibu saya kalau biaya spare parts adalah Rp.1.6jt. Tapi bukan itu saja, SPARE PARTSNYA HARUS INDENT SELAMA 6 BULAN. WTF!!!!!
Saya menghubungi CS dan minta konfirmasi tentang masalah ini. Kalau masalah harga masih relatif walaupun menurut pendapat saya, harganya lumayan mahal. Tapi yang tidak masuk akal adalah bahwa untuk spare part yang bersangkutan saya harus indent selama 6 bulan. Saya sempat bicara dengan Pak Bambang yang katanya menghandle masalah komplain. Beliau mengatakan akan membicarakan masalah ini dan akan followup dengan saya. Saya tunggu sampai 1 BULAN!!! Tidak ada followup.
Saya kembali menghubungi mereka pada tanggal 11 Februari 2009. Di pingpong banyak kali dan sempat diputus 1 kali, sampai akhirnya sempat bicara dengan bagian Pak Ranu dari bagian workshop. Pak Ranu berjanji akan coba untuk me-las bagian yang bocor. Saya berterima kasih untuk inisiatifnya untuk menyelesaikan masalah ini.
Pointnya : Nama besar dan harga mahal, belum tentu mendapatkan kwalitas bagus. Nama besar dan harga mahal juga tidak menjamin ketersediaan suku cadang maupun harga suku cadang yang masuk akal.
Lebih baik sewaktu membeli AC, pertimbangannya adalah
1. LAMANYA GARANSI (misalnya ada AC Toshiba yang katanya garansi 4 tahun (mungkin garansi kompressor saja).
2. MINIM FITUR (semakin minim fitur, semakin "standar" itu AC. Ujung2nya lebih mudah mengganti sparepartnya karena misalnya evaporatornya lebih standar, blowernya lebih standar....)
3. Lupakan deh AC Mahal yang menjanjikan fitur HEMAT ENERGI. (Kecuali kalau ACnya nyala 24jam sehari dengan kondisi listrik yang tidak naik turun.) AC sekarang life spannya cuman 2-3 tahun, setelah itu pasti evaporator bocor. Alih2 mau irit karena ACnya hemat energi, buntut2nya tekor karena sparepartnya mahal (dan harus indent).
****
update : Akhirnya ACnya kembali harus diservis. Nyerah deh. Sekarang semua AC di rumah ayah saya adalah Sharp. Bukan karena AC Sharp lebih bagus dari AC Daikin, tapi Customer Servicenya yang lebih responsif.
Subscribe to:
Posts (Atom)
